Ads 468x60px

Selasa, 09 Desember 2014

PERANAN DAN FUNGSI SISTEM OPERASI

BAB  I
PENDAHULUAN

1.1       LATAR BELAKANG
Sistem operasi berfungsi sebagai media penghubung terhadap seluruh perangkat komputer yang ada baik dari segi perangkat keras, perangkat lunak maupun pemakai.
Sistem operasi (operating system) mempunyai peran yang sangat vital dari suatu siklus komputer , dikarenakan tanpa sistem operasi komputer tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Peranan yang dilakukan oleh sistem operasi mencakup terhadap seluruh peripheral dari perangkat komputer seperti media input,output,mengatur penempatan data, mengatur file sistem dan lain sebagainya. Oleh karena itu sistem operasi ini sangat perlu diketahui oleh para pengguna komputer.

BAB  II
PEMBAHASAN

Sistem Operasi merupakan software pertama yang terdapat pada memori komputer pada saat komputer dijalankan. Sedangkan software-software lainnya akan dijalankan setelah sistem operasi berjalan terlebih dahulu. Setelah itu sistem operasi akan melakukan pelayanan terhadap software-software tersebut. Beberapa layanan yang biasa dikerjakan oleh sistem operasi yaitu:
1. Akses Disk
2. Manajemen Memori, Sistem Operasi Komputer menjamin aplikasi perangkat lunak lainnya bisa memakai memori, melakukan input serta output terhadap peralatan lain, dan mempunyai akses kepada sistem file.
3. Penjadwalan Task, Jika ada beberapa program yang berjalan secara bersamaan sistem operasi akan mengatur jadwal yang tepat, sehingga program-program tersebut tidak crash serta dapat berjalan sesuai prosedir.
4. Pengaturan user interface
5. dsb..

Beberapa tugas diatas seharusnya dikerjakan oleh Software. Akan tetapi dengan adanya sistem operasi , software tak perlu mengerjakan tugas-tugas tersebut. Bagian sistem operasiyang melakukan tugas-tugas inti tersebut dinamakan Kernel.

Sistem operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian :
1. Mekanisme Boot. yaitu meletakan Kernel ke dalam Memori
2. Kernel, yang merupakan inti dari sebuah sistem Operasi
3. Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari Pengguna
4. Pustaka-pustaka, sebagai penyedia kumpulan fungsi dasar dan standart yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain.
5. Driver, berguna untuk berinteraksi dengan Hardware eksternal.

Ada banyak sekali macam-macam sistem operasi yang dapat kita temui di pasaran. Beberapa diantaranya ada yang harganya sangat mahal, beberapa diantaranya ada juga yang dibagikan secara gratis. Beberapa Contoh Sistem Operasi Komputer adalah :
1. Windows
2. Linux
3. MacOS(Macintosh Operating System)
4. Solaris
5. Garuda OS (buatan Indonesia)
8. dll.
Sementara tujuan kita mempelajari sistem operasi sebenarnya agar kita dapat merancang atau membuat sendiri serta juga dapat mengembangkan sistem operasi yang telah ada pada saat ini sesuai dengan kebutuhan yang di inginkan.
Bukan hanya itu tujuan mempelajari sistem operasi tapi juga agar dapat menilai sistem operasi dan juga agar kita dapat memilih alternative yang mana yang harus kita gunakan pada komputer kita sesuai dengan tujuan berbasis komputer yang akan di bangun. keputusan memilih sistem operasi merupakan keputusan utama dan sangat mendasar dalam membangun sistem berbasis komputer.
Sistem operasi berkembang dengan pesat mengikuti perkembangan tekhnologi komputer sehingga parapengguna lebih dimanjakan dengan berbagai kemudahan dalam melakukan komunikasi dengan komputer. Jika dahulu para pengguna komputer lebih banyak harus menghapalkan jenis-jenis perintah maka sekarang ini pengguna sudah dibantu dengan gambar dalam bentuk kotak (toolbar) yang mudah dipahami tanpa harus mengingat perintah-perintah. Disamping itu fasilitas-fasilitas bantuan (help) yang diberikan oleh para pembuat sistem operasi juga secara otomatis (auto detect) oleh suatu sistem operasi terhadap komponen-komponen baru yang sebelumnya tidak ada seperti penambahan fasilitas audio, video, upgrade, memori, penambahan modem dan lain sebgainya.


Fungsi sistem operasi secara umum adalah sebagai berikut:
1.      Sebagai kernel, yaitu program yang secara terus-menerus berjala (running) selama komputer dijalankan.
 2.    Sebagai Guardian: yaitu menyediakan kontrol akses yang melindungi file dan memberikan pengawasan kepada proses pembacaan,  penulisan atau eksekusi data dan program..
 3.      Sebagai Gatekeeper: mengendalikan siapa saja yang berhak masuk (log) kedalam sistem dan mengawasi tindakan apa saja yang dapat mereka kerjakan ketika telah log dalam sistem.
 4.      Sebagai Optimizer: Mengefisienkan perangkat keras computer sehingga nyaman untuk dioperasikan oleh pengguna, menjadwal input oleh pengguna, pengaksesan basis data, proses komunikasi, dan pengeluaran (output) untuk meningkatkan kegunaan.
 5.      Sebagai Coordinator : menyediakan fasilitas sehingga aktivitas yang kompleks dapat diatur untuk dikerjakan dalam urutan yang telah  disusun sebelumnya.
 6.      Sebagai Programm Controller program pengontrol yaitu program yang digunakan untuk mengontrol program aplikasi lainnya.
 7.      Sebagai Server: untuk menyediakan layanan yang sering dibutuhkan pengguna, baik secara eksplisit maupun implisit, seperti mekanisme akses file, fasilitas interupt.
 8.      Sebagai Accountant: mengatur waktu CPU (CPU time), penggunaan memori, pemanggilan perangkat I/O (masukan/keluaran), disk storage dan waktu koneksi terminal.
 9.      Sebagai interface (antar muka) yang menjembatani pengguna dengan perangkat keras, menyediakan lingkungan yang bersahabat dan mudah digunakan (User Friendly). Sehingga pengguna tidak dirumitkan oleh bahasa mesin atau perangkat level bawah
 10.   Sistem resources manager : yaitu  sebagai pengelola seluruh sumber  daya sistem komputer.
 11.   Sebagai Virtual Machine, yang menyediakan layanan seperti menyembunyikan kompleksitas pemrograman dan menyajikan fasilitas yang lebih mudah untuk menggunakan hardware.

BAB III
PENUTUP

3.1 KESIMPULAN
            Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi, dan menyediakan layanan umum untuk aplikasi perangkat lunak. Sistem operasi adalah jenis yang paling penting dari perangkat lunak sistem dalam sistem komputer. Tanpa sistem operasi, pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program aplikasi booting.
Sistem operasi mempunyai penjadwalan yang sistematis mencakup perhitungan penggunaan memori, pemrosesan data, penyimpanan data, dan sumber daya lainnya

2.2 SARAN

Apabila dalam penyusunan artikel ini terdapat suatu kekurangan, maka saya sebagai penyusun menerima dengan besar hati apabila ada kritik, dan saran dari pembaca guna kesempurnaan dari artikel selanjutnya.


BAB IV
DAFTAR PUSTAKA

http://yogiearieffadillah.wordpress.com/2014/01/29/fungsi-dan-peranan-sistem-operasi/
http://wendyandriyan.blogspot.com/2014/08/pengertian-macam-macam-system-operasi.html
http://arifrianto13.blogspot.com/2014/08/peranan-dan-fungsi-sistem-operasi.html
http://makalahkuu.blogspot.com/2013/03/contoh-makalah-sistem-operasi.html
http://yudiansyahstimik.wordpress.com/2013/02/18/makalah-sistem-operasi/
Reade more >>

Rabu, 05 November 2014

RINGKASAN TOPIK TENTANG “PERANGKAT KERAS”

1. CENTRAL PROCESSINBG UNIT (CPU)
CPU (Central Processing Unit) adalah otak atau sumber dari komputer yang mengatur dan memproses seluruh kerja komputer. Fungsinya adalah menjalankan program-program yang disimpan di memori utama.

2. Memory
Memory adalah Perangkat Keras (Hardware) yang berfungsi mengolah data dan instruksi. Semakin besar memori yang di sediakan, semakin banyak data maupun intruksi yang dapat di olahnya. Memory juga berfungsi sebagai Media penyimpanan data. Memory terbagi 2 yaitu : ROM (Read Only Memory) dan RAM (Random Acces Memory).

3. Mouse
Mouse merupakan perangkat pengendali pergerakan kursor atau pointer pada layar moniter dengan menggerakkan atau menggesernya pada permukaaan datar. Namun mouse berasal dari bentuk yang unik menyerupai tikus dan kabel yang menghubungkan terlihat seperti ekor tikus. Jika anda menggerakkan mouse, maka pointer pada layar akan bergerak dengan arah yang sama. Pada mouse terdapat paling tidak 1 tombol, umumnya terdapat 2 tombol, ada juga mouse dengan 3 tombol.
Jenis jenis mouse :
  • Standard Serial Mouse, Mouse yang sudah jarang dipakai oleh pengguna umum.Biasanya mouse ini digunakan pada computer Pentium 1 dan Pentium 2.
  • PS2, Mouse yang digunakan pada komputer Pentium 3 dan Pentium 4
  • USB, Mouse yang sudah umum digunakan oleh pengguna dengan meluas.Digunakan pada computer Pentium 3 dan 4
  • Optical, Mouse ini tidak menggunakan bebola untuk menunjuk pointer melainkan menggunakan sinar laser yang berwarna-warni.
  • Wireless, Mouse terbaru tanpa kabel.Kini Mouse Wireless yang kini sudah meluas penggunaannya dikalangan pengguna.

4. KEYOARD
Fungsi Keyboard adalah sebagai suatu alat input yang memiliki berbagai macam tombol yang mana setiap tombol memiliki fungsi yang berbeda-beda. Berikut ini akan dijelaskan tentang fungsi keyboard berdasarkan fungsi tombolnya yaitu :
  •  fungsi keyboard berdasarkan tombol ketik yaitu dapat dipakai untuk kebutuhan mengetik atau meng-input data ke dalam suatu dokumen yang kemudian ditampilkan pada monitor komputer. Tombol ketik tersebut berupa tombol dengan huruf atau angka yang tersusun pada keyboard.
  • fungsi keyboard berdasarkan tombol kontrol yaitu salah satunya dapat menghasilkan suatu perintah tertentu jika digabungkan dengan tombol yang lainnya. Seperti misalkan jika tombol kontrol (Ctrl) ditekan bersama-sama dengan tombol B maka ini merupakan perintah untuk menebalkan suatu huruf atau angka.
  • fungsi keyboard berdasarkan tombol fungsi yaitu biasanya menyesuaikan dengan aplikasi atau softwere yang sedang dijalankan seperti misalkan tombol F1 jika di tekan maka akan memunculkan menu bantuan (Help) sesuai dengan softwere yang dijalankan. Tombol fungsi ini terdiri dari F1 sampai F12 yang tersusun secara berderet.
  • fungsi keyboard berdasarkan Tombol alternate yaitu seperti tombol Enter berfungsi untuk memulai kembali suatu paragraf baru saat mengetik atau untuk memilih suatu perintah tertentu yang muncul pada aplikasi yang dijalankan pada komputer. Tombol Esc berguna untuk meng-cancel suatu dialog tertentu. Tombol Tab berfungsi untuk pemindahan suatu teks.
  • fungsi keyboard berdasarkan tombol navigasi seperti tombol Page Down yang berfungsi untuk men-scrool layar ke bawah. Tombol Page Up untuk men-scrool layar ke atas. Tombol End berguna untuk pemindahan letak kursor ke bagian akhir baris. Tombol Left berfungsi untuk pemindahan ke kiri dengan melangkahi 1 karakter. Tombol Tombol Right berguna untuk pemindahan kursor ke kanan dengan melangkahi 1 karakter. Dan lain sebagainya.
5. Kamera Digital dan Webcams
– Kamera Digital
Kamera yang mampu merekam gambar diam atau bergerak kepada bit-bit data ke dalam file komputer. gambar digital itu mampu diolah ke dalam program-program komputer dan juga bisa juga dicetak berapa kalipun tanpa menghilangkan kualitas gambarnya.
–  Webcam
Webcam (singkatan dari web camera) adalah sebutan bagi kamera real-time (bermakna keadaan pada saat ini juga) yang gambarnya bisa diakses atau dilihat melalui World Wide Web, program instant messaging, atau aplikasi video call. Web camera memiliki fitur-fitur dan setting yang bermacam-macam
6. Monitor
Monitor adalah suatu alat yang digunakan sebagai output data tampilan grafis pada komputer tersebut. maka dari itu monitor juga sering di sebut sebagai layar tampilan komputer.
7. Printer Dasar
Printer merupakan sebuah perangkat keras yang dihubungkan pada komputer yang berfungsi untuk menghasilan cetakan baik berupa tulisan ataupun gambar dari komputer pada media kertas atau yang sejenisnya. Jenis printer ada tiga macam, yaitu jenis Printer Dot metrix, printer Ink jet, dan printer Laser jet.
berikut ini penjelasan lebih lengkap mengenai ketiga jenis printer tersebut.
- Printer Dot Matrik
jenis printer Dot Metrik merupakan printer yang metode pencetakannya menggunakan pita. Cetakan yang dihasilkan terlihat seperti titik titik yang saling mengubungkan satu dengan yang lainnya, sehingga hasil cetakan kurang halus dan juga kurang bagus.
- Ink Jet
Jenis printer Ink jet merupakan jenis printer yang metode pencetakannya menggunakan tinta cair. hasil cetak yang dihasilan oleh jenis printer Ink jet lebih bagus dan halus jika dibandingkan dengan jenis printer dot metrix, jenis printer ink jet ini juga bisa menghasilan hasil cetakan warna.
– Laser Jet
Jenis printer laset jet merupakan jenis printer yang metode pencetakannya tinta bubuk atau yang biasa disebut toner dengan menggunakan perangkat infra merah. selain hasil cetak yang lebih bagus jika dibandingkan dengan jenis printer dot metrix maupun ink jet, printer laser jet juga memiliki kecepatan pencetakan yang tinggi dan hasil cetaknya pun juga lebih cepat kering seperti pada hasil ceta pada mesin photo copy.
8. Sound Dan Speaker
Speaker merupakan salah satu perlalatan output komputer berbentuk kotak atau bulat dengan kemasan unik yang berfungsi untuk mengeluarkan hasil pemrosesan berupa suara dari komputer.
9. DVD DRIVE
Pengertian Dan Fungsi DVD ROM DRIVE
Drive berarti penggerak atau pemutar.DVD ROM DRIVE berarti penggerak atau pemutar pada sebuah DVD ROM.perangkat ini memiliki bentuk fisik yang sama persis seperti CD ROM DRIVE akan tetapi memiliki fungsi yang berbeda fungsi DVD ROM DDRIVE adalah untuk membaca data atau program pada DVD. sedangkan fungsi CD ROM DRIVE adalah sebagai media baca pada CD (COMPACT DISK)
10. Floppy Drive
Floppy Disk Drive (FDD) adalah antarmuka (interface) untuk menghubungkan perpindahan data, pembacaan data atau “penulisan” data dari PC kedalam sebuah Disket. Disket atau floppy disk adalah sebuah perangkat penyimpanan data yang terdiri dari sebuah medium penyimpanan magnetis bulat yang tipis dan lentur dan dilapisi lapisan plastik berbentuk persegi atau persegi panjang. Kapasitas disket yang paling umum adalah 1,44 MB  (seperti yang tertera pada disket), meski kapasitas sebenarnya adalah sekitar 1,38 MB.
Reade more >>
2.SLOT-SLOT YANG ADA DI MOTHERBOARD

apa sajakah bagian dari mothrboard??

Digambar terlihat salah satu contoh Motherboard dan bagian-bagiannya, yang masing-masing bagian mempunyai fungsi yang berbeda. Adapun bagian-bagian tersebut antara lain :

1. Socket Prosesor :
Sebagai tempat meletakkan prosesor, yang mana antara prosesor dan socket haruslah memiliki tipe yang sejenis.

2. Slot Memori :
Digunakan sebagai tempat meletakkan memori (RAM) komputer sesuai dengan besar memori yang dibutuhkan.

3. Slot VGA :
Digunakan sebagai tempat meletakkan VGA Card. ( Bagi yang butuh komputer dengan spesifikasi tinggi akan lebih baik menggunakan VGA yang kapasitasnya besar)

4. FDD Header :
Digunakan sebagai media untuk menghubungkan antara Floopy drive dan Mainboard.

5. HDD Header :
Digunakan sebagai media yang menghubungkan antara Hardisk dan Mainboard.


6. PCI Slot :
Biasanya digunakan untuk card tambahan seperti sound card.

7. USB Header :
Biasanya digunakan untuk membuat slot USB tambahan dengan bantuan kabel USB.


8. PCI
PCI (kepanjangan dari bahasa Inggris: Peripheral Component Interconnect) adalah bus yang didesain untuk menangani beberapa perangkat keras. Standar bus PCI ini dikembangkan oleh konsorsium PCI Special Interest Group yang dibentuk oleh Intel Corporation dan beberapa perusahaan lainnya, pada tahun 1992. Tujuan dibentuknya bus ini adalah untuk menggantikan Bus ISA/EISA yang sebelumnya digunakan dalam komputer IBM PC atau kompatibelnya.
Komputer lama menggunakan slot ISA, yang merupakan bus yang lamban. Sejak kemunculan-nya sekitar tahun 1992, bus PCI masih digunakan sampai sekarang, hingga keluar versi terbarunya yaitu PCI Express (add-on).

9. ISA
Bus ISA (Industry Standard Architecture) adalah sebuah arsitektur bus dengan bus data selebar 8-bit yang diperkenalkan dalam IBM PC 5150 pada tanggal 12 Agustus 1981. Bus ISA diperbarui dengan menambahkan bus data selebar menjadi 16-bit pada IBM PC/AT pada tahun 1984, sehingga jenis bus ISA yang beredar pun terbagi menjadi dua bagian, yakni ISA 16-bit dan ISA 8-bit. ISA merupakan bus dasar dan paling umum digunakan dalam komputer IBM PC hingga tahun 1995, sebelum akhirnya digantikan oleh bus PCI yang diluncurkan pada tahun 1992.
10. ISA 8-bit
Bus ISA 8-bit merupakan varian dari bus ISA, dengan bus data selebar 8-bit, yang digunakan dalam IBM PC 5150 (model PC awal). Bus ini telah ditinggalkan pada sistem-sistem modern ke atas tapi sistem-sistem Intel 286/386 masih memilikinya. Kecepatan bus ini adalah 4.77 MHz (sama seperti halnya prosesor Intel 8088 dalam IBM PC), sebelum ditingkatkan menjadi 8.33 MHz pada IBM PC/AT. Karena memiliki bandwidth 8-bit, maka transfer rate maksimum yang dimilikinya hanyalah 4.77 Mbyte/detik atau 8.33 Mbyte/detik. Meskipun memiliki transfer rate yang lamban, bus ini termasuk mencukupi kebutuhan saat itu, karena bus-bus I/O semacam serial port, parallel port, kontrolir floppy disk, kontrolir keyboard dan lainnya sangat lambat. Slot ini memiliki 62 konektor.
Meski desainnya sederhana, IBM tidak langsung mempublikasikan spesifikasinya saat diluncurkan tahun 1981, tapi harus menunggu hingga tahun 1987, sehingga para manufaktur perangkat pendukung agak kerepotan membuat perangkat berbasis ISA 8-bit.


11. ISA 16-bit
Bus ISA 16-bit adalah sebuah bus ISA yang memiliki bandwidth 16-bit, sehingga mengizinkan transfer rate dua kali lebih cepat dibandingkan dengan ISA 8-bit pada kecepatan yang sama. Bus ini diperkenalkan pada tahun 1984, ketika IBM merilis IBM PC/AT dengan mikroprosesor Intel 80286 di dalamnya. Mengapa IBM meningkatkan ISA menjadi 16 bit adalah karena Intel 80286 memiliki bus data yang memiliki lebar 16-bit, sehingga komunikasi antara prosesor, memori, dan motherboard harus dilakukan dalam ordinal 16-bit. Meski prosesor ini dapat diinstalasikan di atas motherboard yang memiliki bus I/O dengan bandwidth 8-bit, hal ini dapat menyababkan terjadinya bottleneck pada bus sistem yang bersangkutan.

Daripada membuat bus I/O yang baru, IBM ternyata hanya merombak sedikit saja dari desain ISA 8-bit yang lama, yakni dengan menambahkan konektor ekstensi 16-bit (yang menambahkan 36 konektor, sehingga menjadi 98 konektor), yang pertama kali diluncurkan pada Agustus tahun 1984, tahun yang sama saat IBM PC/AT diluncurkan. Ini juga menjadi sebab mengapa ISA 16-bit disebut sebagai AT-bus. Hal ini memang membuat interferensi dengan beberapa kartu ISA 8-bit, sehingga IBM pun meninggalkan desain ini, ke sebuah desain di mana dua slot tersebut digabung menjadi satu slot.
12. EISA
Bus EISA (Extended/Enhanced Industry Standard Architecture) adalah sebuah bus I/O yang diperkenalkan pada September 1988 sebagai respons dari peluncuran bus MCA oleh IBM, mengingat IBM hendak "memonopoli" bus MCA dengan mengharuskan pihak lain membayar royalti untuk mendapatkan lisensi MCA. Standar ini dikembangkan oleh beberapa vendor IBM PC Compatible, selain IBM, meskipun yang banyak menyumbang adalah Compaq Computer Corporation. Compaq jugalah yang membentuk EISA Committee, sebuah organisasi nonprofit yang didesain secara spesifik untuk mengatur pengembangan bus EISA. Selain Compaq, ada beberapa perusahaan lain yang mengembangkan EISA yang jika diurutkan, maka kumpulan perusahaan dapat disebut sebagai WATCHZONE:
·         Wyse
·         AT&T
·         Tandy Corporation
·         Compaq Computer Corporation
·         Hewlett-Packard
·         Zenith
·         Olivetti
·         NEC
·         Epson

Meski menawarkan pengembangan yang signifikan jika dibandingkan dengan ISA 16-bit, hanya beberapa kartu berbasis EISA yang beredar di pasaran (atau yang dikembangkan). Itu pun hanya berupa kartu pengontrol larik hard disk (SCSI/RAID), dan kartu jaringan server.

Bus EISA pada dasarnya adalah versi 32-bit dari bus ISA yang biasa. Tidak seperti MCA dari IBM yang benar-benar baru (arsitektur serta desain slotnya), pengguna masih dapat menggunakan kartu ISA 8-bit atau 16-bit yang lama ke dalam slot EISA, sehingga hal ini memiliki nilai tambah: kompatibilitas ke belakang (backward compatibility). Seperti halnya bus MCA, EISA juga mengizinkan konfigurasi kartu EISA secara otomatis dengan menggunakan perangkat lunak, sehingga bisa dibilang EISA dan MCA adalah pelopor "plug-and-play", meski masih primitif.

Bus EISA menambahkan 90 konektor baru (55 konektor digunakan untuk sinyal sedangkan 35 sisanya digunakan sebagai ground) tanpa membuat slot ISA 16-bit berubah. Sekilas, slot EISA 32-bit sangat mirip dengan slot ISA 16-bit. Tapi, berbeda dari kartu ISA yang hanya memiliki satu baris kontak, kartu EISA memiliki dua baris kontak yang bertumpuk. Baris pertama adalah baris yang digunakan oleh ISA 16-bit, sementara baris kedua menambahkan bandwidth menjadi 32-bit. Karenanya, kartu ISA yang lama masih dapat bertahan meskipun berganti motherboard. Meski kompatibilitas ini merupakan sesuatu yang bagus, ternyata industri kurang begitu meresponsnya. Akhirnya, fitur-fitur EISA pun ditangguhkan untuk mengembangkan bus I/O yang baru, yang disebut dengan VESA Local Bus (VL-Bus).

Bus EISA dapat menangani data hingga 32 bit pada kecepatan 8,33 MHz, sehingga transfer rate maksimum yang dapat dicapainya adalah 33 MByte/detik. Timing (latency) EISA juga berpengaruh pada kecepatan transfer data pada kartu EISA. Ukuran dimensi fisik slotnya (panjang, lebar, tinggi) adalah 333,5 milimeter, 12,7 milimeter, 127 milimeter.

Slot VGA
Slot VGA merupakan desain baru yang menggunakan saluran 128 bit dan khusus untuk meningkatkan kinerja video adapter 3D (tiga dimensi) yang dinamakan AGP. Selain mampu mendukung 3D, kerja AGP dua kali lebih cepat daripada PCI dengan menggunakan jalur khusus data grafis dengan slot tersendiri.
Berikut ini aalah tipe slot AGP dan bandwith yang dimilikinya.
Tipe slot AGP
Bandwith
AGP 1x
266 MB/s
AGP 2x
533 MB/s
AGP 4x
1066 MB/s
AGP 8x
2133 MB/s


Kecepatan yang dimiliki AGP 8x dicapai dengan arsitektur yang biak dan dengan meningkatkan clock dari core dan memori. Pada saat ini, semua AGP mengguankan frekuensi dan lebar data yang sama, yaitu dengan frekuensi sebesar 66 Mhz dan lebar data sebesar 32 bit. Oleh karena itu, perbedaan kecepatan transfer maksimum yang dimiliki terletak pada banyaknya data yang bisa ditransfer untuk setiap clock-nya.

Slot Memori/RAM
Fungsi dari slot ini adalah untuk meletakkan RAM. Setiap tipe motherboard memiliki jenis slot memori yang berbeda. Slot memori sangat mudah dikenali karena memiliki pin (kaki) yang banyak. RAM (random acces memory) merupakan memori eksternal sebagai tempat penyimpan data sementera yang akan diproses oleh prosesor. RAM yang digunakan pada suatu motherboard tergantung pada jenis slot RAM yang ada. Jenis slot RAM pada motherboard sebagai berikut.
  • Slot RAM EDO dengan kaki 30 pin (soket SIMM RAM) dan 72 pin (soket DIMM RAM)
  • Slot SDRAM dengan kaki 168 pin.
  • Slot DDR SDRAM dengan kaki 182 pin.
  • Slot RDRAM (Rambus) dengan kaki 182 pin.


Cock Generator Chip
Clock generator chip berfungsi untuk membangkitkan clock yang menjadi dasar beroperasinya seluruh proses di motherboard.

USB (Universal Serial Bus)
USB merupakan salah satu port komunikasi. Tipe USB yang terbaru adalah USB 2.0 yang memiliki kecepatan transfer data sebesar 60 MB/s (40x lebih cepat dari USB 1.1 yang sebesar 1.5 MB/s).
USB antara lain dimanfaatkan untuk CD-ROM eksternal, CD-writer eksternal, scanner, printer, kamera digital, modem eksternal, modem DSL, modem kabel, removable disk drive, dan optical disk drive.
Serial Port
Port ini terdiri dari 10 pin tetapi yang digunakan hanya 9 pin. Umumnya motherboard memiliki 2 port serial, satu untuk serial 1 (COM 1) dan satu lagi untuk serial 2 (COM 2).
Serial port akan mengambil setiap byte data dan mentransmisikan satu per satu dalam 8 bit. Serial port hanya membutuhkan satu kabel untuk mentransmisikan 8 bit, sedangkan kekurangannya akan ditransmisikan sebanyak 8 kali data jika terdapat 8 kabel. Serial port standar mampu mengirimkan data dengan kecepatan 115 KB per detik, sedangkan serial port kecepatan tinggi bisa mencapai 460 KB per detik.

Paralel Port
Port ini terdiri dari 26 pin, tetapi yang digunakan hanya 25 pin. Kabel konektornya terdiri dari 25 kabel dengan dua head. Satu head ke motherboard dan head yang lain dihubungkan ke perangkat lain, seperti printer dan plotter.
Paralel port mengirim 8 bit data (1 byte) pada saat yang sama secara paralel. Paralel port standar mengirimkan data dengan kecepatan 50-100 KB per detik.

Interface IDE
Interface IDE digunakan untuk menghubungkan motherboard dengan komponen-komponen penyimpanan data yang bertipe IDE, seperti harddisk, CD-ROM, DVD-ROM, CD-writer, dan DVD-writer. Interface IDE ini memiliki 40 pin dan tidak memerlukan I/O card.

Interface FDD
Interface FDD mirip dengan interface IDE, tetapi hanya terdiri dari 34 pin. Ciri khusus konektor yang terhubung dengan interface FDD adalah adanya tanda sobekan pada kabel pada kabel datanya. Interface FDD digunakan untuk menghubungkan motherboard dengan floppy disk sebagai penyimpanan data.
Pada saat ini telah ada ZIP drive yang memiliki keunggulan dalam menampung data jika dibandingkan dengan FDD drive. ZIP mampu menampung data sebesar 120 Mb, sedangkan FDD hanya bisa menampung data sebesar 1,44 Mb. Namun, ZIP drive jarang digunakan karena kemampuannya untuk membaca data lambat.



PIN Group
PIN group adalah sekumpulan konektor yang berhubungan dengan kabel reset, HDD LED, power LED, speaker, dan power switch.

Tegangan Regulator
Tegangan regulator berfungsi untuk memberikan suplai tegangan yang tepat dan stabil kepada prosesor.

Jumper dan DIP Switch
Seting jumper merupakan cara untuk mengaktifkan atau tidaknya suatu peralatan pada kondisi tertentu. Cara melakukan seting jumper yaitu dengan menghubungkan satu pin (kaki) ke pin yang lain dengan menggunakan “cap jumper”. Jika pin dihubungkan dengan pin yang lain, statusnya adalah “ON” atau “Short”, sedangkan jika tidak dihubungkan statusnya adalah “OFF” atau “Open”. DIP Switch juga merupakan cara untuk mengaktifkan atau tidaknya suatu peralatan pada kondisi tertentu. Namun caranya akan lebih memudahkan bagi para pemakai PC karena cukup menset DIP switch.
Akan tetapi kedua cara ini agaknya mulai ditinggalkan, karena saat ini untuk mengaktifkan atau tidaknya suatu peralatan pada kondisi tertentu cukup lewat BIOS untuk mengatur hardware, atau lebih dikenal dengan istilah “jumper free”.

Slot RAM untuk Komputer XT
Slot ini masih berbentuk soket IC yang dinamakan DIP (dual in line package). Saluran ini mampu menampung memori sebesar 128 sampai 640 KB. RAM pada komputer XT menggunakan jenis DRAM (dynamic IC random acces memori).

Slot SIMM
Slot SIMM (single in line memory modul) adalah saluran RAM yang sudah menggunakan memori dalam satu wadah. Model SIMM dapat dibedakan menjadi 2 jenis sebagai berikut.
  • SIMM 30 Pin
Slot ini mempunyai 30 saluran transfer data dan dapat menampung memori sebesar 256 KB sampai 4 MB. RAM 30 pin ini juga dibedakan menjadi dua, yaitu parity (mempunyai IC memori ganjil) dan non parity(mempunyai IC memori genap).

  • SIMM 72 Pin
Slot ini mempunyai 72 saluran transfer data dan dapat menampung memori sebesar 1 sampai 32 MB. RAM 72 pin ini juga dibedakan menjadi dua, yaitu EDO (es\xtended data out) dan non EDO.




Slot DIMM
Slot DIMM (dual in line memory module) merupakan teknologi RAM terbaru sebagai penerus teknologi SIMM. Slot DIMM terdiri dari SDRAM, DDR SDRAM, dan RD RAM.

SDRAM
Slot DIMM untuk SDRAM (synchronous dynamic RAM) memiliki 168 pin saluran transfer data dan memiliki ciri-ciri adanya 2 celah di kakinya. Slot DIMM untuk SDRAM ini mampu menampung memori antara 16 MB sampai 512 MB, tergantung dari kemampuan motherboard dan slot yang disediakan. Sekarang ini, ukuran DSRAM yang ada adalah 16 MB, 32 MB, 64 MB, 128 MB, 256 MB, dan 512 MB. DIMM SDRAM ini juga dapat kita bedakan berdasarkan busnya (FSB), yakni 66 MHz, 100 MHz, dan 133 MHz.
SDRAM ini biasa dipasang dengan ukuran yang berbeda tetapi harus diusahakan dengan kecepatan (Bus/FSB) yang sama. Performansinya akan lebih baik lagi jika SDRAM tersebut berasal dari vendor yang sama.

DDR SDRAM
DDR SDRAM ini mempunyai kecepatan hampir dua kali lipat dari SDRAM dan mempunyai 182 pin. Memori jenis DDR SDRAM ini dapat mentransfer data pada saat naik atau turun. Untuk membedakan DDR SDRAM dan SDRAM secara fisik dapat dilihat pada celah di kakinya. DDR SDRAM hanya mempunyai 1 celah. Ukuran DDR SDRAM saat ini adalah 128 MB, 256 MB, 512 MB, dan 1 GB. Ada beberapa tipe DDR SDRAM, yakni DDR SDRAM Pc 1600 (200), DDR SDRAM Pc 2100 (266), DDR SDRAM Pc 2700 (333), DDR SDRAM Pc 3200 (400), dan DDR SDRAM Pc 3700.
Salah satu perkembangan terbaru memori DDR SDRAM yang mulai diperkenalkan saat ini adalah teknologi dual channel. Teknologi ini sebenarnya dapat dikatakan sudah lama karena sudah diterapkan pada memoi jenis RDRAM.
Cara pemasangan modul dual channel paa DDR SDRAM sama dengan pemasangan memori biasa. Hanya saja, pada pemasangannya dibutuhkan dua keping memori dengan kecepatan dan kapasitas yang sama agar motherboard dapat “mengeluarkan” teknologi ini. Cara kerjanya harus pada synchronus mode, yang artinya FSB dari prosesor dengan clock memori seharusnya diset pada nilai yang sama. Memori DDR hanya bisa bekerja sebagai DDR dual channel Jika menggunakan dua modul DIMM pada dua slot yang berbeda secara bersamaan. Untuk menghindari terjadinya masalah, disarankan modul memori yang dipasang menggunakan cip yang berasal dari pabrikan yang sama dengan ukuran yang sama pula .

VGA Card
Pada komputer generasi lama, pemprosesan grafis ke layar hanya mengandalakn krja prosesor. Seiring perkembangan teknologi, saat ini telah tersedia VGA card (video grapic array) yang didesain untuk bisa melakukan rendering grafis 3D secara penuh dan efisien tanpa perlu campur tangan CPU/Prosesor lagi. Kartu grafis telah mempunyai prosesor sendiri yang disebut GPU (Graphic prosesor unit), sehingga beban prosesor utama menjadi berkurang.
Pemasangan kartu grafis ke motherboard harus menyesuaikan jenis kartu grafis dengan slot pada motherboard. Misalnya, kartu grafis berbasis AGP harus ditancapkan pada lsot AGP yang berwarna cokelat. Pemasangan ini tidak boleh asal. Kita harus terlebih dahulu memeriksa tipe slot AGP pada motherboard dan tipe VGA card yang digunakan (2x, 4x, atau 8x). Setiap jenis slot AGP dan VGA card memiliki basis tegangan yang berbeda yaitu 1,5 V, 3,3 V, dan 0,8 V. Jika terjadi salah pemasangan, ada kemungkinan motherboard akan terbakar. Kita bisa megatur setingan VGA card ini pada menu BIOS. Sementara itu, jika kartu grafisnya jenis PCI, kita bisa menancapkannya pada salah satu slot PCI yang berwarna putih.



Berikut ini adala tipe AGP dan tegangannya.
Versi
Tipe AGP
Tegangan
AGP 1.0
Kecepatan AGP 1x dan 2x
Tegangan 3,3 Volt
AGP 2.0
Kecepatan AGP 1x, 2x, dan 3x
Tegangan 1,5 Volt
AGP 3.0
Kecepatan AGP 4x dan 8x
Tegangan 0,8 Volt


Perkembangan terbaru di bidang kartu grafis membawa sedikit perubahan pada jumlah tenaga yang harus disediakan oleh sistem. Hal ini terjadi karena kartu grafis terbaru membutuhkan tenaga lebih besasr dalam menjalankan beragam operasi. Misalnya, ATI Radeon 9700 pro yang menggunakan tipe AGP 8x memerlukan tenaga tambahan yang di peroleh dengan cara menggunakan kabel konektor lain seperti FDD atau kabel tambahan sebesar 5 volt.
Secara teori AGP 8 x mampu mentransfer data dua kali lebih cepat daripada kecepatan transfer maksimum AGP 4x. Dengan kecepatan transfer maksimum yang lebih besar, AGP 8x ini diharapkan mampu memenuhi grafis yang tinggi. Supaya rating data yang tinggi ini mampu ditransfer melalui konektor, AGP 8x ini menggunakan teknologi bus yang disebut sebagai parallel terminated bus yang membutuhkan teganan 0,8 V.
Memori kartu grafis juga dibagi menjadi dua jenis, yaitu ada yang menggunakan SDRAM dan ada yang menggunakan DDRRAM. Kapasitas SDRAM yang digunakan oleh kartu grafis adalah 4, 8, 16, 32, dan 64 MB sedangkan jenis DDRAM adalah 32, 64, dan 128MB. Untuk memilih VGA card, sebaiknya terlebih dahulu memilih chip yang hendak dipakai, seperti Nvidia, ATI, SIS, atau Matrox. Setelah itu baru memilih merek VGA card yang hendak dipakai, seperti ASUS, MSI, GIGABYTE, WINFAST, LEADTEK, dan PIXEL VIEW.


Reade more >>

Our Sopnsors